Entah kebencian apalagi yang ada di hati sutradara film ‘Fitna’. Ah seandainya dia mengetahui indahnya Islam, tentu pikiran untuk membuat film itu hilang dari hatinya.
Demi kebebasan berpendapat, Islam boleh dihujat, dan demi hukum anti semit, seseorang yang mengatakan identitas yahudinya, sudah dipojokkan dengan kata-kata teroris. Inikah hukum kebebasan berpendapat yang benar, sehingga yang lain boleh diinjak, dihina ?


6 Comments
Tenang Bro… Tenang Hadapi Dengan Senyuman
Sip Mas, memang mesti dihadapi dengan tenang, kepala dingin dan sabar. Saya pake ya, themesnya
Maka, demi keislaman pula kita harus tenang…

sepakatkah kawan?
Tenang yang waspada ya
semua sudah ada suratannya.. kita di dunia ini hanya sebagai aktor yang menjalankan sebuah drama kehidupan kita. tapi kemana kita jalan itu yang akan kita dapatkan..
biar orang bilang apa.. terserah.. pokoknya terserah.. tapi tunjukan hal baik pada mereka.. seperti apa muslim sejati.. seperti apa cinta seorang muslim…
salam kenal. ^^
To Vei : setuju !!!
salam kenal juga !
Post a Comment